Edisi jalan-jalan 2
Hari kedua di edisi ini, kami akan pergi ke gedung pertemuan Linggarjati. Tepatnya, berada di Cirebon. Tempat yang sangat bersejarah tersebut ternyata lumayan keren kalau dilihat dari dalam. Pemandangan yang sangat indah, tempatnya bersih dan pemandu wisatanya tidak membosankan (Walaupun aku ndak terlalu ngerti sih…..) Di sana, tinggal sedikit benda yang masih benar-benar asli. Contohnya, piano yang sudah berumur 70-an tahun! Sisanya benda diplikat. Karena di agresi belanda ke2, banyak bendayang dijarah oleh Belanda. Juga, banyak yang sudah tidak memungkinkan lagi untuk dipajang.
Setelah dari tempat bersejarah tersebut, kami menuju ke Kraton Kasepuhan, Cirebon. Walaupun sudah ratusan tahun, tempat ini masih tetap saja dipergunakan. Seperti, menjadi tempat tinggal sultan. Walaupun terasa seperti tempat yang angker, tapi seru lho. Ternyata, pada tahun 1997 pernah terjadi penampakan lho! Ada anak berusia 5 tahun yang sedang difoto dalam posisi memegang batu dengan background kolam yang kecil. Saat fotonya dicuci, terdapat buaya putih yang bertangan panjang dan melompat dari kolam tersebut (Aku lihat fotonya lho!) Pemandu wisatanya juga menjelaskannya dengan jelas.
Sekarang menuju ke Semarang. Kota ini mirip dengan Jakarta. Tapi, masih banyak bangunan yang sudah tua. Jadi, mirip Jakarta + Bandung deh. Kami menginap di Hotel Blambangan. Hotel ini terdepat di dekat restoran bernama ‘Oen’. Di sinilah kami dengan para Loenpia. Di restoran ini, terdapat es krim jaman dulu dengan rasa yang sangat enak (Jauh lebih enak dibandingkan dengan es krim sekarang. Bukan hanya itu, banyak juga terdapat makanan yang enak-enak.
Ok, sampai jumpa besok di Jepara!!!