Archive for January, 2007

Cacing Raksasa 3

Akhir Cacing Raksasa

Keesokan harinya, Henry akan kembali beraksi. Tetapi sekarang ia akan melawan sesuatu yang sangat tidak biasa. Karena ia akan melawan seekor cacing raksasa. Untuk memancing sang cacing raksasa, Henry mengubah dirinya menjadi seperti sebuah daun raksasa. Karena, makanan seekor cacing adalah daun-daun yang telah jatuh ke tanah.

Setelah beberapa saat menunggu, akhirnya sang cacing raksasa datang. Ukurannya sekarang hampir sebesar monas ! Tetapi yang anehnya adalah, sang cacing raksasa memiliki 2 mata yang menyeramkan dengan 2 titik agak besar ditengah dan juga memiliki sebuah mulut yang besar dengan taring-taring yang sangat besar. Henry yang sekarang sedang menjadi sebuah daun pun dimakan oleh sang cacing raksasa. Saat Henry berada di dalam perut sang cacing, ia kembali kebentuk normal. Lalu, ia memasangkan beberapa bom di dalam perut sang cacing raksasa. Setelah beberapa saat, KABOOOM !!!! Perut sang cacing meledak dalam seketika. Henry terlempar jauh dan berharap sang cacing akan hancur.

Ternyata tidak, sang cacing raksasa tidak terlihat seperti luka sedikit pun. Saat Henry sadar, ternyata ada sebuah chip kecil yang terjatuh di dekat tangannya. Saat ia menelitinya baik-baik.” Inikan……” Ternyata ia telah mengetahui yang sebenarnya. Chip yang ia lihat adalah chip milik M.Jarigah. Karena, setiap monster yang ia lawan selalu memiliki chip tersebut. Di chip tersebut terdapat tulisan” Asli buatan M.Jarigah.” Setelah mengetahui hal ini, Henry lansung menghubungi kepolisian. Setelah ia menghubungi kepolisian, ia langsung mengeluarkan sebuah tabung kecil. Isinya adalah cairan pembuat kecil. Setelah ia menyemprotkan cairan tersebut kepada sang cacing, tidak terjadi apa-apa. Ternyata, terdapat sebuah lapisan semacam plastik untuk menghalangi cairan-cairan kimia terkena sang cacing raksasa.

Sepertinya hanya ada satu cara untuk mengalahkan sang cacing tersebut. Yaitu, sang cacing raksasa akan dibakar. Sayangnya, Henry hanya punya minyak tanah. Sedangkan yang ia perlukan adalah api. Ia sekarang sedang berada dalam keadaan yang sangat kritis. Ia baru ingat kalau 2 batu yang digesek terus-menerus akan menghasilkan api. Karena tak ada kayu, ia menyemprotkan lagi sisa-sisa bahan kimia untuk memperkecil tubuh sang cacing. Setelah itu, ia langsung menggesekan 2 batu didekat sang cacing raksasa. Lalu yang terjadi adalah, BOOM. Sang cacing raksasa pun terbakar dan ia kelihatan sudah hampir mati karena terlalu panas. Setelah beberapa saat, sang cacing raksasa pun kembali kebentuk semula.” Misi selesai. Sekarang kita harus menangkap penjahatnya.” Itu yang Henry katakan kepada markas kepolisian. Setelah Henry mengalahkan sang cacing raksasa, ia sekarang langsung menuju tempat tujuan.

— bersambung —

Comments (2)

Cacing Raksasa 2

Sang Cacing

Setelah sampai di laboratoriumnya, ia langsung mencampur bahan kimia untuk merubah cacingnya menjadi raksasa. Ia menyuntikan sebuah cairan kepada sang cacing. Lalu ia melakukan hal yang sama dengan frankenstein. Ia membuat cacingnya tersambar petir, setelah itu ia memasukan sebuah micro chip kedalam tubuh sang cacing. Setelah memasukan micro chip pada sang cacing, M.Jarigah melepaskan sang cacing yang berukuran normal. Keesokan paginya, M.Jarigah melihat hasil ciptaannya di koran. Di halaman depan tertulis dengan tulisan yang sedikit besar ”Mahluk yang tidak diketahui telah menghancurkan kota TN (Tak Bernama).” M.Jarigah sangat senang melihat hasil percobaannya. Ternyata ia menyuntikan cairan yang dapat membuat mahluk biasa menjadi mahluk yang sangat ganas. Cairan tersebut ia campurkan dengan cairan pempercepat pertumbuhan. Karena petir yang menyambar sang cacing, dapat membuat sang cacing menjadi raksasa dalam beberapa jam. Keesokan harinya, berita yang sama tertulis dikoran. Kepolisian pun tak tahu apa yang terjadi dan apa penyebap kasus ini.

Sebenarnya, tujuan utama M.Jarigah bukanlah untuk menguasai dunia, ia juga ingin menghancurkan sebuah cyborg yang selalu menggagalkan rencana busuknya. Cyborg itu bernama QX-666. Dengan menghancurkan QX-666 terlebih dahulu, M.Jarigah akan lebih mudah menguasai dunia. Agar mempermudah mengingat nama QX-666, ia juga bisa dipanggil Henry. Hari demi hari semua berjalan lancar suseai rencana M.Jarigah. Sekarang, hampir semua bagian di kota tak bernama habis karena dihancurkan oleh sang cacing raksasa. Tapi tak seorang pun tahu penyebab kehancuran ini.

Akhirnya, para kepolisian membuat alat perekam bawah tanah. Agar mereka dapat mengetahui siapa yang telah menghancurkan bagian-bagian dari kota tak bernama. Sayangnya, hanya untuk mengetahui siapa yang telah menghancurkan bagian dari kota tak bernama, kepolisian harus mengorbankan uang sebesar # 100.000. Tanda # adalah lambang mata uang kota tak bernama. # 1 : Rp 100.000. Artinya, kota tak bernama adalah kota yang sangat kaya. Saat kepolisian memasukan alat tersebut, kepolisian hanya dapat melihat sang cacing raksasa hanya untuk sekejap. Karena sang cacing raksasa dapat bergerak dengan sangat cepat jika ia berada di dalam tanah.

Setelah mengetahui bahwa penyebabnya adalah sang cacing, kepolisian langsung mengirim Henry untuk mengembalikan cacing raksasa menjadi cacing berukuran normal. Para ilmuan dikumpulkan dari berbagai negara untuk membuat ramuan agar sang cacing raksasa dapat kembali dalam bentuk normal. Agar tak ada lagi kehancuran dimana-mana. Berita ini disiarkan di koran, radio, tv dan lain-lain.

Mendengar bahwa penyebab kehancuran bagian-bagian dari kota tak bernama adalah seekor cacing raksasa, M.Jarigah mulai merasa agak stres. Karena bila ketahuan bahwa ia penyebab dari semua ini, M.Jarigah bisa dipenjara selamanya atau denda # 5.000.000. Padahal M.Jarigah sudah tak punya uang sepeser pun. Semua uangnya habis untuk denda saat kejahatan-kejahatannya yang ia lakukan sekita 1 tahun lalu, dan juga habis untuk membeli kebutuhan untuk eksperimennya. Padahal, M.Jarigah dulunya adalah seorang anak kecil yang hidup dengan orang tuanya yang sangat kaya. Tapi karena suatu kejadian, orang tuanya meninggal dan ia pun menjadi miskin. Tapi karena ia memiliki kecerdasan yang luar biasa, ia dapat mengubah suatu benda menjadi benda lainnya. Sayangnya, ia menggunakannya dijalan yang tak benar.

— bersambung —

Comments (2)

Cacing Raksasa 1

Ini cerita buat bapak

Dokter Gila

Suatu hari di kota tak bernama, ada seorang ilmuwan gila bernama M.Jarigah. Ia adalah  ilmuwan gila yang selalu melakukan percobaan yang tidak masuk akal. Ia telah membuat semut berkaki 10, belalang bermata 3, bahkan asistennya sendiri dibuat tak berhidung akibat percobaanya. Ia pikir dengan percobaannya yang gila itu dia akan dapat menguasai dunia. Sayangnya, percobaannya selalu gagal.  Pada suatu saat, ia kehilangan ide untuk percobaan berikutnya. Apa binatang yang dapat dibuat besar dan tak terlihat saat sedang menghancurkan satu kota? “Aku punya ide!” Kata M.Jarigah. “Kita gunakan cacing untuk bahan percobaan berikutnya saja. Dengan cacing ini aku dapat menguasai dunia!!!!!” Setelah terpikirkan ide itu, M.Jarigah harus pergi jauh-jauh untuk mencari cacing. Karena, laboratoriumnya berada di pinggir pantai. Sedangkan ia harus mencari cacing tersebut di ladang yang tidak terlalu kering. Ia harus menempuh jalan sepanjang 15 KM, dan ia hanya punya sepeda yang rantainya sudah karatan.

Sesampainya di ladang tempat cacing berada, ada satu hal yang ia lupakan. Yaitu, ia lupa membawa skop dan toples. Sehingga, ia harus kembali lagi ke laboratoriumnya lagi. Akhirnya ia sampai di laboratoriumnya. Saat ia mau mengambil toples, ia terpeleset dan tangannya mengenai toples. Sehingga toples tersebut pecah, yang jadi masalahnya adalah, itu adalah toples satu-satunya yang ia miliki. Selain itu, ia tak punya uang lagi untuk membeli toples yang baru, karena seluruh uangnya habis untuk membeli bahan-bahan untuk percobaannya. Akhirnya, ia terpaksa menggunakan salah satu tabung percobaannya sebagai pengganti toples. Di tengah perjalanan, ban sepedanya pecah. Sehingga ia harus menempuh sisa jalan dengan berjalan kaki. “Akhirnya aku sampai di tempat tujuan. Dengan cacing yang kudapatkan ini, aku dapat menguasai dunia untuk selamanyaaaaaa!” Teriak M.Jarigah sambil memegang seekor cacing. Ia pun kembali kelaboratoriumnya untuk melakukan percobaan gilanya lagi.

— bersambung —

Comments (5)

Sakau Guitar Hero

gh.jpgGuitar Hero adalah salah satu game favorit bagi gamer di Indonesia. Apa lagi Guitar Hero 2 yang belum lama keluar. Bukan hanya gamer, tapi ibu juga sakau Guitar Hero. Walaupun jarang bermain PS2, kemampuan ibu bermain Guitar Hero sudah bagus. Sayangnya, bapak tidak bisa bermain Guitar Hero. Kalau bapak bisa main Guitar Hero, kan jadi keluarga Guitar Hero.

Yang paling jago main adalah saya! Soalnya saya sering menang tanpa ada kesalahan. Namanya juga anak berprestasi, yang pasti paling jago dan paling jenius di rumah ^–^….

Mungkin untuk gamer yang tidak terlalu suka bermain game yang sulit, dapat memainkan Guitar Hero, seperti ibu. Menurut ibu Guitar Hero bukan hanya mudah, tapi juga sangat asyik. Mungkin karena itu, ibu jadi sakau Guitar Hero. Asal saya lagi main PS2, pasti ibu minta disetelin Guitar Hero. Mungkin karena ibu terlalu capek setelah bekerja, ibu perlu hiburan. Mungkin kalau ada Guitar Hero 3, ibu jadi makin sakau ya?

Comments (16)

Tahun Baruan

Saat malam tahun baruan seminggu yang lalu, saya sekeluarga mengadakan barberque. Sambil menunggu jam 12 saya, mas Ndut dan bapak menonton film. Sedangkan ibu menyiapkan barang-barang yang di gunakan untuk barberque. Lelaki jaman sekarang memang pada males ya……..

Tepat pada jam 12, kami langsung menelepon eyangkung dari bapak saya. Kami semua mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya. Karena, tepat pada tanggal 1 Januari eyangkung berulang tahun. Enaknya berulang tahun pada tanggal 1 Januari, karena ulang tahun kita dirayakan seluruh orang di dunia. Kalau semua orang di dunia memberikan kita hadiah, berapa kado yang kita dapat ya?

Tanggal 1 Januari, kami pergi ke Lido. Adik eyangti dari bapak saya memiliki vila di Lido. Acara ini diadakan untuk pesta tahun baruan dan pesta ulang tahun eyangkung saya. Di vila itu terdapat tempat pemancingan. Jadi saya bisa memancing sepuas hati tanpa harus bayar. Bukan hanya tempat pemancingan yang terdapat di sana, di sana juga terdapat tempat pembiakan ikan koi. Di sana, saya juga bertemu Yudo. Yang berubah darinya adalah, kulitnya bertambah hitam.

Waktunya makan siang adalah bagian yang paling sulit. Karena banyak sekali makanan yang disediakan di sana. Bukan hanya banyak, tapi makanannya juga enak. Setelah makan siang, saya memancing. Saat saya memancing, tiba-tiba Yudo terpeleset dan tercebur ke dalam kolam ikan. Karena ia terlalu gendut, maka ia harus ditarik oleh 2 orang agar ia bisa keluar. Tetapi setelah kejadian itu, Yudo tetap saja bermain-main dan meloncat-loncat di dekat kolam.

Sore harinya kami pulang. Lalu, Oom Zim ikut ke rumah , tetapi saya tidak tahu kenapa tiba-tiba Oom Zim ikut. Sesampainya di rumah, saya sangat capek. Karena, aktifitas yang saya lakukan di sana sangat membuang energi. Oom Zim dateng ke rumah untuk numpang makan malem dan shalat, bapak juga ngobrol-ngobrol sama Oom Zim. Sedangkan Ibu mengobrol dengan Tante De’ tiz. Tante De’ tiz adalah adiknya bapak, tepatnya suaminya Oom Zim. Saat sudah sangat malam, Oom Zim dan Tante De’ tiz pun pulang ke rumahnya di Pondok Labu.

Akhirnya, kami sekeluarga dapat beristirahat dengan tenang setelah acara tahun baru yang melelahkan.

Comments (5)