Archive for May, 2007

Terima Kasih

pakzen.jpg

Guru kelasku bernama pak Zen dan bu Dian. Pak Zen sering kami juluki pak Doraemon. Karena badannya yang mirip mas ndut. Walaupun dipanggil seperti itu, pak Zen tidah pernah marah. He he he he he, guru yang asik ya. Tapi, teman-teman kelasku tak memanggil bu Dian dengan nama samaran seperti pak Zen. Aku sendiri gak tau kenapa?

Pak Zen adalah gurunya yang paling sering ngeles. Contoh: Saat pelajaran matematika, pak Zen salah menulis angka 9. Yang ditulis malah amgka 8. Akupun berkata “Pak Zen, mestinya angkanya 9 dong bukan delapan!” “Oh, ternyata kalian memang memperhatikan ya”Pak Zen barkata begitu dengan ekspresi sok benar. Aku balik berkata “Ah, bilang aja pak Zen salah hitung!” Saat itu juga, seluruh kelas tertawa dan pak Zen malu sendiri šŸ™‚ Aku memang pintar.

Kalau bu Dian kebalikannya pak Zen. Pandiam dan kalem. Tapi kalau kelas ribut, bisa bahaya. Tapi, kadang asik juga sih. Walaupun gak pernah ngeles, kalau belajar sama bu Dian, kerasanya enak deh.

Sebenarnya, cerita ini ditulis sebagai kenang-kenanganku dikelas 6 atau kelas terakhir di SD.Karena kelas 6 adaalah kelas paling asik diantara kelas-kelas sebelumnya.UAN sudah selesai, artinya waktunya libur sampai pertengahan Juni. Aku sekalian mau berterimka kasih atas bimbingan pak Zen dan bu Dian yang telah membantuku sampai sejauh ini. Terima kasih.

note: Aku besok ke Bamdung. Jadi aku gak bisa nulis selama beberapa minggu ini. Maaf ya:)

Comments (6)

Tipe Perempuan Untuk Om Tito

Sebenarnya cerita yang aku tulis ini dari ide mas Ndut dan tante Yati saat lagi chatting. Tapi aku yang disuruh menulis !? Benar-benar aneh ya! Tentu saja cerita ini tentang tipe perempuan yang cocok untuk om Tito. Ada 5 katagori perempuan yang cocok untuk om tito. Yaitu:

-Montok, karena badan om Tito ceking.
-Wangi, karena om Tito jarang mandi dan bau.
-Kaya raya, karena saku om tito pas-pasan.
-Jujur, karena om tito kerjaannya ngibul terus.
-Cantik, karena muka om Tito pas-pasan.

Itulah keputusan mas Ndut dan tante Yati. Pasti semua orang setuju dengan keputusan ini, aku saja setuju kok.

note:Kalau om Tito gak suka, yang dimarahin mas Ndut sama tante Yati aja ya. Kan yang membuat keputusannya mereka berdua šŸ™‚

Comments (5)

No Women No Cry

note: Ini akan sangat membingunkan. yang mengerti, berarti orang hebat & gaul.

Pasti semuanya tau lagu No Women No Cry kan? Lagu ciptaan Bob Marley. Walaupun orang jarang yang tau, yang penting lagunya terkenal. Arti dari lagu ini adalah, tidak perempuan tidak menangis. berarti, kalo gak ada perempuan, gak ada yang nangis didunia ini. Kebalikan dari lagu ini adalah Yes Men Yes Cry, atau iya laki-laki iya menangis. berarti, kalau dunia ini isinya laki-laki semua, bumi bakalan banjir kerendem air mata ya. Gawat ini. kalau didunia ini gak ada laki-lakinya, berarti sama seperti lagu No Women No Cry. Tapi, karena kata depannya tertulis No Women, berarti dunia ini isinya laki-laki semua.

Nah lo, berarti sama ajakan arti lagunya. Siapa sih yang gak pusing, pasti orang hebat. Aku yang ngebuat cerita aja gak ngerti :pĀ  Hebat kan. Sangat jarang ada orang yang gak ngerti apa yang dia tulis. Aku memang anak yang langka šŸ™‚

Comments (17)

Film Kartun

Siapa bilang cuma anak kecil yang nonton film kartun. Ternyata, orang yang sudah tua juga masih suka nonton film kartun lho. Orang ini adalah penggemar film kartun super hero. Siapa lagi kalau bukan ‘Sir Mbilung‘ atau bapak. Asalkan aku lagi nonton film super hero, bapak pasti langsung bertanya.

“Lagi nonton apaan de?”
“Superman pak.”
“Ikut nonton dong!”

Kalau sudah begitu, apa aja bisa ditunda lho. Contoh: Waktu bapak lagi chating ama tante Yati, bapak langsung berhenti gara-gara ikutan nonton Superman! Bisa bahaya ini. Mungkin suatu saat nanti, bapak bakalan ngebuat “KPS” Konfrensi Pecinta Superhero. Ketuanya pasti bapak. Tapi anggotanya sapa ya? Bapak yang aneh.

Comments (5)